Header Ads

Temu Blogger Kesehatan Pontianak 2017


Kemarin (12/09/2017) saya menghadiri acara yang sangat spesial. Yaitu, Temu Blogger Kesehatan di Hotel Harris, Pontianak.

Dengan tema "Mata Sehat Investasi Dunia". Acara tersebut juga di hadiri Ibu Menteri Kesehatan Indonesia, Prof.dr.Nila Djuwita F.Moeloek, Sp.M. Kehadiran Ibu Menteri cukup membuat kejutan untuk kami semua Blogger Pontianak dengan kehadiran dari Ibu Menteri yang katanya baru sekali itu menyempatkan hadir di Acara Temu Blogger Kesehatan. Dan itu hanya di Pontianak. Tentu itu adalah kebanggaan tersendiri buat kami semua yang berada di ruangan tersebut.

Foto Bersama : Menteri Kesehatan Indonesia

Ibu Menteri menjelaskan bahwa pentingnya kita menjaga kesehatan mata. Maka dari itu, kegiatan tersebut diberi nama "Mata sehat investasi dunia" yang juga pada hari itu diperingati juga hari penglihatan sedunia.

Kegiatan tersebut juga di hadiri oleh pakar-pakar kesehatan dan pakar jurnalistik seperti : drg.Oscar Primadi, MPH selaku Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI, dr.Aldiana Halim, Sp.M (RS Mata Cicendo Bandung) juga Anwar Hanari (Mas Away) yang bisa di bilang senior dalam hal jurnalistik.

Di kegiatan tersebut di bagi dengan 2 sesi. Sesi pertama di isi oleh Mas Away. Mas Away mengangkat tema "Menulis benar tapi tak Hambar". Mas Away sendiri bisa disebut pakar dalam bidang jurnalistik. Ia juga sering mengisi workshop-workshop di daerah-daerah lain selain Pontianak.

Anwar Hanari (Mas Away)

Pada sesi workshop yang disampaikan oleh Mas Away saya banyak belajar darinya diantaranya adalah bagaimana kita sebagai seorang penulis dituntut untuk bisa menyampaikan segala macam bentuk informasi yang kita sajikan untuk pembaca haruslah menggunakan bahasa yang mudah mereka pahami dan membuat mereka nyaman serta betah dengan tulisan yang kita buat tentunya.

Sesi berikutnya di lanjutkan oleh drg. Oscar Primadi, MPH yang menjelaskan tentang  “Kebijakan dan Upaya Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat dalam Menjaga Kesehatan Mata Masyarakat’’ agar kami Blogger Pontianak bisa memviralkan isu-isu positif tentang kesehatan dan memberantas berita HOAX yang selama ini tersebar luas kepada masyarakat awam di Indonesia. Dengan sedikit pengetahuan yang di berikan oleh drg. Oscar tadi kami bisa membedakan mana berita yang asli dan mana berita yang palsu.

drg. Oscar Primadi, MPH

 Dan dilanjutkan oleh Pak Aldiana Halim tentang tingginya tingkat katarak di Indonesia. Dikarenakan sangat minimnya fasilitas kesehatan di pelosok-pelosok Indonesia. Sehingga "mereka" penderita katarak akan sulit untuk mencegah penyakit yang mereka derita. Juga sulitnya menjangkau Rumah Sakit dari tempat tinggal mereka yang mengharuskan mereka pergi ke Kota terlebih dahulu untuk berobat. Di karenakan tidak adanya biaya untuk pergi ke Kota. Akhirnya, mereka hanya bisa pasrah di tempat tinggal mereka menunggu Pemerintah membuka mata untuk peduli.

dr. Aldiana Halim, sp.M

Kejadian seperti itulah yang membuat harapan mereka pupus. Akhirnya, timbullah kepasrahan di diri mereka dan lama kelamaan menjadikan katarak yang awalnya bisa di obati, karena sudah lama kelamaan di biarkan maka bisa menjadi buta. Pak Aldiana Halim juga menjelaskan. Jika kita peduli terhadap mereka yang ada di pelosok sana. Kita bisa menjangkau mereka dan memberikan mereka fasilitas kesehatan disana. Kita bisa membantu mereka yang terkena penyakit katarak bisa melihat lagi. Bisa melihat keindahan dunia kembali. Dengan satu niat saja, kita bisa membuat mereka yang semula tidak bisa melihat dengan normal, bisa melihat betapa indahnya dunia kembali.

Betapa bahagianya mereka mendapatkan apa yang harus mereka peroleh. Maka dari itu, untuk kita yang masih diberi kesempatan melihat indahnya dunia ini. Bagikan juga itu kepada saudara kita satu tanah air untuk mendapatkan fasilitas kesehatan yang layak di daerah mereka. Sehingga kita yang penuh kecukupan, bisa berbagi kepada mereka agar semuanya menjadi sempurna.

Komunitas Blogger Pontianak
Posting Komentar
Diberdayakan oleh Blogger.